BERITA TERKINI DPRD KABUPATEN NGANJUK

Posted on 5 September 2020 by Admin

DPRD KABUPATEN NGANJUK GELAR RAPAT PARIPURNA PENYAMPAIAN PERUBAHAN APBD TA 2020

NGANJUK - DPRD Nganjuk menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) dengan Nota Keuangan Tahun Anggran 2020, Sabtu (05/09/2020).

Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian P-ABD yang berjalan secara singkat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua 1 DPRD Nganjuk, Ulum Basthomi , didampingi Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono dengan dihadiri Wakil Bupati Marhain Jumadi, Sekda M. Yasin serta seluruh Anggota DPRD, Kepala OPD, dan Forpimda Kabupaten Nganjuk.

Tatit Heru Tjahjono mengtakan, rapat paripurna yang dilaksanakan ini menindaklanjuti pembahasan di tingkat komisi, badan anggaran, lanjut KUA PPAS , RKA dan Banmus.

Untuk P-ABpBD tahun ini, Ttait menyamapaikan ada penurunan PAD (Pendapatan Asli Daerah) akibat kondisi pandemi, “ PAD bisa kembali bertambah. Jadi saya berharap dengan dana seadanya ini masyarakat bisa tercover dengan dana APBD,”terangnya.

Dengan sisa waktu yang masih ada, Ia meminta pemerintah segera membuat kerangka yang jelas untuk mendongkrak sumber pendapatan, “Misalkan PAD untuk parkir jangan hanya formalitas, bila perlu agar bisa dimasimalkan, dari yang biasnya Rp. 100 juta, agar digenjot hinga Rp. 500 juta. Saya tekankan jangan hanya terjebak pada kegiatan rutinitas, tapi benar-benar bisa dimaksimalkan,”tandasnya.

Selain itu, dirinya juga meminta kepada badan anggaran pada saat pembahasan awal untuk memberikan masukan kepada pihak eksekutif agar bisa berinovasi terhadap PAD.

“Kalau eksekutif kesulitas dalam mendongkrak PAD, silahkan konsulasi dengan legislatif untuk mendatangkan pihak ketiga, jadi tidak monoton pada permainan retinas , tapi harus berganti inovatif. Hal ini guna meningkatkan PAD yang target awalnya sekitar Rp.370 miliar, harusnya bisa mencapai Rp.600 miliar,”tegasnya.

“Saya melihat banyak sekali PAD yang perlu digali dan dimaksimalkan . Ingat, jangan hanya terjebak pada kegiatan rutinitas,”pungkasnya.

Sementara itu, Waki bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengakui aibat pandemic seperti ini, eksekutif belum bisa berbuat banyak hingga memaksimalkan kegiatan.

“Penurunan  PAD juga diraskan oleh daerah lain, tetapi untuk kabupaten Nganjuk hanya minus, dan itu masih bisa digunakan di sisa anggaran pada P-ABD Tahun Anggaran 2020. Saya katakan, Nganjuk hanya minus 1,44 %. Diharakan tingkat pertumbuhan ekononmi bisa kembali meningkat,” kata Marhaen.

Ia Berharap pada sisa waktu ini petumbuhan ekonomi agar bisa kembali meningkat agar tidak megalami minus  untuk kedua kalinya.”Jika sampai dua kali mengalami minus , itulah yang dikatakan resesi untuk Nganjuk. Maka saya berharap di triwulan kedua Kabuapeten Nganjuk bisa mengalami surplus atau positif,”terangnya.

Ia Mengaku, penurunan PAD saat ini terjadi antara lain karena banyak sekali penarikan dari pajak yang belum bisa terbayar, termasuk retribusi. “Dan inilah yang menjadi penyebab turunnya PAD di tahun 2020,”tukasnya.(Tim)

kembali ke [MENU BERITA]

Galeri Foto

Lokasi Kami

Hubungi Kami

Sekretariat DPRD Kabupaten Nganjuk

Alamat: Jl. Gatot Subroto Nganjuk
Telephone: +62358-323495
Fax: +62358-327183