BERITA TERKINI DPRD KABUPATEN NGANJUK

Posted on 4 Juni 2020 by Admin

ANGGOTA DPRD NGANJUK GELAR RAPAT KOORDINASI DENGAN BUPATI NGANJUK

NGANJUK - DPRD Kabupaten Nganjuk dan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) berlangsung di Ruang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nganjuk pada Kamis (4/6). Rapat ini dilaksanakan guna menjalin komunikasi terhadap beberapa kebijakan pemerintah daerah dan penganggaran penanganan Virus Covid-19.

Pasalnya hubungan antara dua lembaga pemerintah yang sama-sama dipilih langsung oleh rakyat itu akhir-akhir ini kurang harmonis. Karena kinerja lembaga Eksekutif itu dinilai kurang efektif oleh DPRD Kabupaten Nganjuk sehingga perlu adanya pembenahan.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjonoi usai Rakor. Ia menjelaskan rapat internal yang menghadirkan lembaga eksekutif itu adalah untuk perbaikan –perbaikan kinerja eksekutif yang selam ini dianggap selalu menemui jalan buntu.

“ Rapat ini kami gelar secara tertutup karena terkait dengan kinerja pemerintah Kabupaten Nganjuk yang membutuhkan masukan-masukan dari legislatif, karena yang terjalin selama ini dengan DPRD.” Kata Ketua DPRD tersebut.

Menanggapi terkait suasana rapat yang terlihat memanas karena sempat terdengar letupan-letupan suara anggota dewan hingga terdengar di luar ruang rapat, Tatit menanggapi hal itu wajar.

“Situasi Rakor memanas dikarenakan pihak DPRD sudah sangat menunggu momentum untuk dapat melakukan koordinasi secara langsung dengan Bupati, karena banyaknya temuan yang terjadi mulai dari mutasi, bansos dll sehingga wajar jika mereka menjadi emosi, yaaa kita memaklumi saja,”jelas pimpinan DPRD.

Tatit juga menyayangkan perihal komisi IV yang batal rapat karena ketidakhadiran Dinas Sosial tanpa pemberitahuan yang jelas, ia berharap hal ini tidak akan terjadi lagi.

“Alhamdulillah berbagai masukan dari Ketua Fraksi, Ketua Komisi,AKD, termasuk pimpinan DPRD, ini tadi Bupati sudah mempunyai komitmen bukan saja terkait COVID-19 namun juga berkomitmen New Normal Tata Kelola Pemerintahan Kabupaten Nganjuk yang baru. Sehingga jangan sampai terjadi lagi hal seperti kemarin dimana rapat komisi sampai batal karena ketidakhadiran pihak pemda, “papar Tatit pada awak media”.

Sementara itu pihak eksekutif ketika ditemui awak media menjelaskan rakor hari itu terkait laporan refocusing anggaran pemerintah kabupaten Nganjuk tentang seperti apa, berapa dan digunakan untuk apa anggaran tersebut.

Pembahasan juga berkaitan dengan langkah-langkah yang akan ditempuh Gugus COVID-19 sebagai persiapan menghadapi New Normal.

“Untuk anggaran refocusing sendiri total ada 93 Milyard Rupiah yang akan digunakan untuk jaring pengaman sosial, kesehatan, ekonomi dan keagamaan,”jelas Mas Novi.

Bupati menargetkan pembahasan persiapan New Normal akan diselesaikan dalam bulan Juni untuk dijadikan sebagai laporan Pra New Normal namun semua akan disesuaikan dengan ketentuan yang ada.

Menanggapi tudingan DPRD adanya temuan beras bansos yang tak layak konsumsi, Mas Novi memeberikan klarifikasi bahwa dari sekian banyak beras yang dibagikan pasti ada satu dua yang tidak sesuai spek.

“Saya sudah meminta kepada Bumdes yang bekerjasam dengan pemerintah sebagai penyedia untuk mengganti semua beras yang tak layak di konsumsi,”ujar Bupati.

Mas Novi juga menjelaskan ia memberdayakan Bumdes yang ada di Kabupaten Nganjuk seperti Nglundo, Kampung Baru dan Mancon untuk menyuplai beras Bansos agar perputaran uang yang digunakan untuk hal itu yang ada anggarannnya mencapai 170 Milyard tidak sampai keluar dari Nganjuk, jadi “ Dari dan untuk Nganjuk”.

“Saya sudah berkomitmen untuk beras yang berkualitas jelek agar diganti, bila tidak diganti dan masih di ulangi maka kami akan beri sangsi atau akan ada pemutusan kontrak dengan Bumdes tersebut, “ kata Mas Novi. (Tim)

kembali ke [MENU BERITA]

Galeri Foto

Lokasi Kami

Hubungi Kami

Sekretariat DPRD Kabupaten Nganjuk

Alamat: Jl. Gatot Subroto Nganjuk
Telephone: +62358-323495
Fax: +62358-327183